Tokyo

Rencana untuk melihat musim semi di Jepang tahun 2018 ini sudah saya rencanakan dari tahun lalu, memang susah untuk mengira-ngira kira-kira tanggal berapa tepatnya bunga ini berbunga serentak karena kita gak bisa memprediksi alam dan tiap tahunnya tidak pernah sama.

Namun sepertinya tahun ini saya beruntung, karena ketika tiba di Tokyo, teman saya memberi kabar bahwa sakura blooming lebih awal di tahun ini, wow senangnya
 
Saya mengunjungi Shinjuku Gyoen, salah satu taman nasional yang letaknya di tengah-tengah kota Tokyo, luasnya 58 hektar dan dekat dengan Shinjuku train station, tiketnya juga tidak mahal, hanya seharga 200Yen, sekitar 25-30ribu rupiah, buka dari jam 9 pagi sampai kan 16:30. Kalau bukan musim sakura, di hari Senin mereka tutup, catat yah!

Hari itu cerah langit terlihat biru dan clear, beberapa spot terlihat sudah dikerumuni banyak orang, karena sekitarnya bunga-bunga sakura ini sudah berbunga

Spot lain yang menjadi favorit para turis untuk melihat sakura adalah taman Chidori / Chidorigafuchi, berbeda dengan Shinjuku Gyoen, Chidorigafuchi adalah kanal Imperial Palace Jepang yang disepanjang pinggirnya tumbuh ratusan pohon sakura.

kita bisa menyewa perahu kecil dan berfoto ria disekelilingnya
Photo by Claudio Bezerra IG acc: @cbezerraphotos (check him out!)

Danau Kawaguchi, letaknya agak jauh dari Tokyo, sekitar 2 jam dengan mobil/bus, karena untuk tiba disini tidak ada rute kereta.

Dari danau Kawaguchi ini kita bisa melihat gunung Fuji, namun cuaca harus cerah sehingga kita bisa melihat gunung Fuji dengan framing bunga sakura dengan sempurna. Ketika saya tiba disana, semua sakura disepanjang danau sedang fully blooming , bentar-benar pemandangan yang sungguh indah. 

Chureito Pagoda adalah rute saya selanjutnya setelah Kawaguchi, hanya 15 menit dengan menggunakan mobil dan merupakan kelenteng yang banyak diminati oleh turis lokal maupun manca negara 

Untuk mencapai Pagoda, kita harus melewati 400 buah anak tangga, lumayan juga yah mikirinnya aja udah capek, tapi begitu sampai atas dan melihat indahnya panorama gunung Fuji, lelah pun terlupakan.

Melihat sakura di malam hari juga merupakan salah satu pengalaman yang tak terlupakan, saya memilih taman di Nagano, Nagano Prefecture bisa ditempuh dengan kereta sekitar 1 jam 40 menit dari Tokyo Station, lumayan cukup jauh yah jarak yang harus saya tempuh, namun hasilnya memuaskan, semua sakura berkembang penuh memenuhi taman ini juga lebih banyak pengunjung lokal ketimbang turis asing disini, taman ini hanya buka malam hari pada musim sakura saja.
Biaya masuknya 1000 yen per orang, sekitar 130ribu rupiah.

Kyoto

Kembali ke Tokyo dari sini saya melanjutkan perjalanan ke Kyoto dengan menggunakan Shinkansen, jalur kereta api cepat, tidak usah takut tidak mendapatkan tiket jika kita belum sempat membeli online karena jadwal kereta ini banyak, ada setiap 10 menit, mulai dari jam 6 pagi hingga 10 malam.

Dari Tokyo ke Kyoto menempuh jarak sekitar 2 jam 30 menit.